JAKARTA - Kendaraan bertenaga listrik masih sangat baru di Indonesia. Karena itu untuk memasyarakatkan kendaraan ramah lingkungan ini, apalagi menjualnya membutuhkan proses. Apalagi saat ini infrastruktur pendukung seperti outlet kendaraan listrik di Indonesia belum ada.
Permasalahan ini disadari betul oleh Garansindo Inter Global, perusahaan automotif yang membawa masuk sepeda motor listrik Zero Motorcycle dari Amerika Serikat dan sepeda listrik Italjet dari Italia.
"Menjual motor listrik apalagi seperti Zero tidak bisa langsung, tapi ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Zero itu kan motor yang kelasnya berbeda tidak seperti motor-motor yang beredar banyak di jalan. Jadi memang butuh step-step," ungkap Rieva Muchsin, director Garansindo Technologists, Selasa (30/6/2015).
Untuk beberapa produk Zero Motorcycle, kata dia, sudah banyak yang menjajal tapi untuk memesan belum.
"Ini motor yang segmennya berbeda, high class, karena tenaganya besar dan daya jangkaunya ratusan kilometer," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan masyarakat perlu masih perlu diedukasi tentang kendaraan listrik. Namun ia yakin suatu saat tren di mana orang akan menggunakan sepeda motor listrik akam tiba.
"Nanti para eksekutif akan pakai motor ini. Kan sekarang sudah banyak level atas yang ke kantor pakai motor karena menghindari macet. Suatu saat arahnya akan ke sana," pungkas dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar